Tampilkan postingan dengan label LPDP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LPDP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

Pengalaman Persiapan Keberangkatan (PK-87) Beasiswa LPDP

Warning: Setiap PK tidak memiliki pola kegiatan yang sama. Informasi yang saya share tidak pakem berlaku pada semua PK, baik yang sudah atau yang akan datang. Jadi, nikmati PKmu sendiri!
Akhirnya saat-saat Persiapan Keberangkatan (PK) pun datang. Setelah dinyatakan lulus sebagai awardee LPDP, teman-teman akan memperoleh e-mail pengisian borang online data pribadi dan demografi yang akan dijadikan dasar untuk pembagian angkatan dan narasumber PK. Saya mengisi borang ini pada tanggal 11 Juni 2016. Pada tanggal 19 Juni 2016, saya memperoleh email pemberitahuan dari panitia PK bahwa saya masuk ke dalam PK 86 dan diminta untuk segera bergabung dengan grup mailing list (milist) dan telegram. Setelah masuk, dimulai lah diskusi dengan seluruh anggota angkatan untuk mempersiapkan kepengurusan dan tugas-tugas awal lainnya.

Senin, 25 Juli 2016

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #3

Hari kedua seleksi saya hadir di tempat lebih pagi. Karena pukul 08.00 WIB adalah jadwal seleksi pertama, maka saya bersiap di tempat sejak pukul 06.30 WIB. Presensi baru dibuka dan dilakukan pukul 07.00 WIB (kalau tidak salah). Saya duduk di bangku antrean peserta dan menunggu nama saya dipanggil untuk wawancara sesi pertama.

Ketika dipanggil beserta teman-teman satu sesi, saya kemudian menuju depan ruang wawancara. Setelah dipersilakan masuk ruangan, peserta meletakkan kartu peserta di meja petugas lalu mencari meja wawancara sesuai dengan kelompok yang sudah diumumkan, yakni 8.

Dari jauh saya melihat 3 interviewer yang akan mewawancarai saya. Dua ibu dan satu bapak. Dari kesan pertama, tampak bahwa beliau adalah orang-orang yang ramah karena saya disambut dengan senyum lalu dipersilakan duduk. Setelah saya duduk, saya diminta untuk memperkenalkan diri. Usai memperkenalkan diri, beliau-beliau pun memperkenalkan diri satu persatu. Lalu dimulailah proses interview dari Ibu yang paling kanan. Berikut daftar pertanyaan yang sempat saya peroleh dari masing-masing interviewer.

Interviewer 1
1.      Mengapa ingin berkuliah di Universitas Gadjah Mada?
Tips : Sebutkan alasan memilih PTN yang dituju. Upayakan sudah mengetahui banyak hal tentang kampus tersebut, meliputi highly-concerned-aspect-nya, lingkungannya, keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Berikan alasan yang logis yang benar-benar mendorong diri teman-teman untuk berkuliah di sana. Hindari memberikan alasan-alasan seperti ingin berkuliah di kampus yang bergengsi atau untuk hal-hal yang terlalu sepele lainnya.

2.      Mengapa memilih jurusan Magister Sains Akuntansi?

Minggu, 17 Juli 2016

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #2

PERSIAPAN SELEKSI SUBSTANSI
Saya mengikuti seleksi di kota Surabaya yang dilaksanakan hampir 1 bulan setelah pengumuman kelulusan seleksi administrasi, yakni pada tanggal 25-27 Mei 2016. Jadwal seleksi di satu kota berbeda dari kota lainnya, sehingga tidak selalu jaraknya dengan pengumuman kelulusan seleksi administrasi sama setiap orang. Jadwal ini saya peroleh dari email resmi dari LPDP. Seleksi substansi sendiri terdiri dari tes interview, Leaderless Group Discussion (LGD), dan On The Spot Essay Writing oleh karena itu, berikut adalah beberapa persiapan yang saya lakukan sebelum seleksi:
1.     Blog-walking. Saya sering membaca blog milik teman-teman yang sudah menjadi awardee untuk mengetahui pengalamannya ketika seleksi. Teman-teman dapat memperoleh informasi sampai dengan teknis seleksi dari aktivitas blog-walking ini.
Awalnya saya bukan orang yang update berita, tetapi semenjak akan menghadapi seleksi, saya mulai mau membaca berita, dan malah menjadi kebiasaan sampai sekarang.
2.  Membaca berbagai macam isu terkini ± 2 bulan terakhir, lewat berita online/offline. Jika teman-teman jarang menonton TV, teman-teman bisa membaca berita lewat aplikasi berita atau website penyedia berita.

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #1

Lama sekali saya meninggalkan kebiasaan nge-blog dan sekarang rasanya adalah waktu yang tepat untuk menulis lagi. Saya ingin berbagi pengalaman saya ketika mengikuti seleksi beasiswa LPDP, khususnya untuk apply Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) program Magister Dalam Negeri. Sewaktu saya masih dalam proses seleksi, saya merasa sangat terbantu dengan adanya postingan dari teman-teman yang sudah terlebih dahulu mendaftar dan menjadi awardee. Oleh karena itu, saya berharap tulisan saya ini bisa ikut membantu teman-teman yang akan mendaftar berikutnya.

Senang sekali rasanya telah diberi amanah untuk menjadi awardee beasiswa ini. Tentunya ini tidak akan saya dapatkan tanpa dukungan dan do’a yang tiada habisnya dari orang-orang terdekat. Saya sempat pesimis tidak lolos karena beberapa kesalahan yang saya rasa telah lakukan. Tapi Alhamdulillah, Allah masih mengizinkan saya untuk melanjutkan studi di PTN impian, Jurusan Magister Sains Akuntansi Universitas Gadjah Mada.

By the way, teman-teman. Menurut hasil pengamatan saya, beasiswa LPDP bukanlah beasiswa yang diperuntukkan bagi mereka yang punya segudang prestasi dan penghargaan. Beasiswa ini diberikan kepada mereka yang memang memiliki kapabilitas dan jiwa kepemimpinan yang di masa depan akan menjadi pemegang masa depan bangsa. Seorang pemimpin hendaknya adalah orang yang memiliki kemauan kuat untuk mengupayakan yang lebih baik, bagi dirinya, lingkungan, bangsa, dan negara.
Banyak juga yang mengatakan bahwa selama proses seleksi, kita tidak bersaing dengan pendaftar lainnya untuk mendapatkan kuota (LPDP tidak mematok kuota awardee), tetapi justru bersaing dengan diri sendiri untuk melakukan yang terbaik dari diri kita. Jadi, jika teman-teman memang memiliki niat kuat untuk belajar demi negeri ini, maka kalian akan memiliki kekuatan lebih untuk memperoleh beasiswa ini.

PERSIAPAN PENDAFTARAN
Sebelum mendaftar, teman-teman harus sudah membaca dan memahami terlebih dahulu Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP yang telah dikeluarkan oleh LPDP di lama http://lpdp.kemenkeu.go.id. Hal yang perlu teman-teman pertimbangkan dengan matang antara lain :
1.      Dalam negeri atau luar negeri?
2.      Perguruan tinggi tujuan?