Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2024

Fakta Unik Kota Perth: Kota yang Ayem Tentrem

Apa kabar, teman-teman? Terima kasih sudah mampir di blog ini ya! Di kesempatan menulis ini, saya ingin sharing tentang pengalaman datang dan menjadi penduduk sementara kota Perth yang merupakan ibukota state Western Australia, tempat saya menjalani studi S3.

Ketika saya menulis artikel ini, saya telah tinggal di Perth selama tiga bulan. Kesannya secara umum: menyenangkan dan tenang. Kota ini punya kesan yang tenteram dan ramah bagi pendatang. Di tulisan ini saya akan berbagi tentang beberapa hal unik yang saya temui di kota ini.

Disclaimer: Saya belum pernah ke state Australia yang lain. Jadi bisa saja fakta yang saya temui di Perth ini memang berlaku juga di states/kota-kota lain di Australia maupun di luar Australia ya. Semoga suatu saat saya juga bisa mengunjungi kota lain. 

Elizabeth Quay (sumber: dokumentasi pribadi)

Minggu, 30 Juni 2024

Another Dream Comes True: Menonton BTOB Langsung di Negaranya!

Sesekali menulis yang tidak serius lagi ya, teman-teman. Di postingan ini, saya ingin cerita tentang pengalaman mengejar kesayangan Melody yang tidak lain adalah BTOB. Namun, spesialnya, pengalaman ini langsung saya rasakan di negaranya, yaitu Korea Selatan.

Di tahun 2024, terhitung 7 tahun saya menjadi Melody. Setelah pertama menonton konsernya tahun 2022 di Jakarta, karena saat itu hanya empat member yang hadir (Seo Eunkwang, Lee Minhyuk, Lee Changsub, dan Im Hyunsik), saya jadi punya mimpi lain untuk suatu saat bisa menonton konser BTOB full member (plus Shin Peniel dan Yook Sungjae).

Momen impian itu kemudian saya dapatkan tepat sebelum berangkat studi lanjut di negeri kanguru. Saya ingin membuat momen bertemu BTOB kali ini sebagai energi untuk memulai perjalanan baru hingga empat tahun mendatang. Setiap tahun, saya selalu berharap ada kesempatan di akhir tahun atau di bulan Maret untuk menyaksikan konser atau fanmeeting BTOB. Singkat cerita, BTOB merilis info BTOB Fancon "Our Dream" yang diadakan di bulan Maret 2024 di Seoul, tepat sehari setelah 12th anniversary-nya. Dengan berbagai pertimbangan, di sela kesibukan persiapan studi dan pekerjaan, saya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Seoul.

BTOB Fancon "Our Dream" in Seoul (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Sejujurnya, keputusan menonton fancon ini adalah yang ternekat yang pernah saya ambil. Pertama karena saya berangkat seorang diri. Kedua, saya hanya punya waktu tiga hari untuk seluruh perjalanan karena kesibukan pekerjaan. Jadi, perjalanan Surabaya-Seoul ini semata-mata memang didedikasikan untuk datang, menonton BTOB, dan pulang. Namun, tentunya, perjalanan ini menarik dan menjadi salah satu core memory.

Sabtu, 29 Juni 2024

Meraih Kesempatan Studi S3 Luar Negeri dengan Beasiswa LPDP: Sharing Pengalaman dan Tips

Halo, rekan-rekan! Akhirnya bisa menulis lagi setelah beberapa bulan. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan ya.

Kali ini saya akan sharing tentang pengalaman mendaftar beasiswa LPDP untuk S3 luar negeri melalui program Beasiswa Reguler. Alhamdulillah, saya menjadi salah satu awardee beasiswa LPDP dari proses seleksi batch 2 tahun 2023. Ini merupakan kesempatan kedua menjadi bagian dari keluarga besar beasiswa prestisius ini, setelah yang pertama saya peroleh saat studi S2 di Universitas Gadjah Mada. Cerita tentang beasiswa LPDP saat S2 ada di sini: Part 1Part 2Part 3, dan PK-87. Untuk S3, saya memilih dan mendapatkan rezeki untuk studi di The University of Western Australia.

Foto bersama kelompok Tifa pada Persiapan Keberangkatan (PK-228) (Sumber: Dokumentasi Angkatan PK-228)

Selasa, 30 Agustus 2022

Chotha Fest 2022: BTOB adalah Kado Terbaik Sepanjang Tahun

Baru beberapa bulan lalu saya membuat artikel tentang BTOB untuk memperingati 10 tahun sejak debut. Di akhir artikel, saya menuliskan harapan suatu saat bisa bertemu dengan BTOB in person. MasyaAllah, doa itu terkabul hanya beberapa bulan setelah artikel itu, tepatnya lima bulan setelahnya. Ini sedikit ceritanya.

Pada akhir Juni, tiba-tiba akun fanbase mengunggah info bahwa BTOB akan tampil di Indonesia di acara Chotha Fest by gudhype bulan Agustus 2022. Wah, mimpi apa! Sudah 4 tahun lalu, di tahun 2018, BTOB terakhir kali ke Indonesia untuk konser, yaitu saat sebelum wamil. Kali ini kembali lagi!

Dengan tekad dan semangat, saya akhirnya memutuskan untuk membeli tiket BTOB. Meskipun Sungjae tidak ikut datang karena kesibukan dramanya (sangat disayangkaaan), tapi saya tetap memutuskan menonton karena tidak ingin untuk kedua kalinya kehilangan kesempatan berharga ini. Alhamdulillah, kali ini tabungan cukup untuk menyambut yang dinantikan. Tepatnya awal Juli lalu, saya sudah memegang tiket Chotha Fest 2022.

Foto Bersama BTOB dan seluruh penonton (sumber: IG BTOB Eunkwang)

Sabtu, 12 Maret 2022

Pengalaman Mengikuti Ujian CPMA 2021-2022: Calling Out yang Concern di Akuntansi Manajemen!

Halo semua! Hari ini akhirnya, ada waktu untuk menulis lagi. Seperti yang saya tuliskan di artikel sebelumnya, saya ingin bercerita tentang pengalaman mengikuti ujian CPMA yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI).

Setelah tahun 2019 menyelesaikan ujian CA, tahun 2021 saya jadi tertarik kembali untuk mengambil sertifikasi akuntan lainnya. Karena sehari-hari saya fokus di bidang Akuntansi Manajemen, jadi saya memutuskan untuk mengambil ujian CPMA. Ujian ini adalah satu dari tiga besar sertifikasi bidang Akuntansi di Indonesia. Dua lainnya yaitu CA dan CPA.

Ujian CPMA dari IAMI
(Sumber: IAMI)

Senin, 22 Juni 2020

Jadi Lulusan Terbaik Ujian Sertifikasi CA?

Mohon maaf saya menjanjikan menceritakan pengalaman ini sejak lama, tapi baru sempat saya publikasikan karena kesibukan di tahun kedua bekerja. Semoga tetap bermanfaat.

Ujian sertifikasi CA dan informasi kelulusannya sudah diumumkan pada September 2019. Namun tanpa terduga, pada 3 Desember 2019 saya menerima undangan untuk menerima penghargaan IAI dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IAI ke-62, yaitu pada Seminar Nasional.

Sepertinya kejutan indah di akhir tahun 2019 tersebut adalah berkat doa-doa dari rekan-rekan yang sudah sempat membaca artikel-artikel di blog saya sebelumnya. Terima kasih ya rekan-rekan. Semoga rekan-rekan yang sedang berjuang di ujian sertifikasi Chartered Accountant atau sertifikasi lainnya bisa diberikan kelancaran dan kelulusan. Aamiin.

Penyerahan penghargaan oleh Prof. Moermahadi Surya Djanegara
(Ex Ketua BPK RI dan Ketua Dewan Penasihat DPN IAI)

Selasa, 17 September 2019

Ujian CA (Chartered Accountant): Yay Finally Completed!

Sepanjang saya mengikuti ujian CA, saya merasakan gradasi kesulitan soal di setiap mata ujian yang saya ambil. Tidak heran karena saya memang mengambil mata ujian dari yang tergolong mudah dan sesuai konsentrasi saya, baru kemudian mengambil mata ujian yang menurut saya sulit dan tidak sesuai konsentrasi saya. Saya mengambil mata ujian dari mulai yang awalnya langsung tiga mata ujian di satu periode ujian, kemudian menjadi satu mata ujian per periode ujian. Hehehe. FYI, saya masih mengikuti kurikulum lama, sebelum ada mata ujian Audit dan Assurans, karena saya memulai ujian pada awal 2018. Sejauh ini urutan ujian yang saya ambil adalah sebagai berikut ini. Sebagai catatan, ini adalah versi saya yang memang tidak bisa mengambil sekaligus, baik karena waktu maupun biaya. Akan lain ceritanya jika teman-teman punya waktu yang cukup dan coverage yang memadai untuk mengikuti sekaligus seluruh mata ujian di satu periode.

Daftar urutan pengambilan ujian CA versi saya

Selasa, 18 September 2018

SNA XXI Samarinda 2018: The Unforgettable Experience

Sesuai janji saya kepada beberapa orang, saya akan bercerita tentang pengalaman mengikuti salah satu acara tahunan bergengsi untuk masyarakat Akuntansi di Indonesia. Tidak lain dan tidak bukan adalah Simposium Nasional Akuntansi (SNA). Mumpung masih ‘anget’ karena kurang lebih baru dua minggu yang lalu saya pulang dari kegiatan ini.
Logo SNA XXI (sumber: Web SNA XXI)
SNA bagi kalangan akademisi tentu sudah bukan even yang asing. Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan menjadi program terbesar untuk Kompartemen Akuntan Pendidik (KAPd). Sejujurnya saya sudah sangat sering mendengar program ini semenjak saya berada di bangku S1. Namun dorongan dan niat untuk ikut serta baru terbentuk dengan sebenar-benarnya pada saat S2 ini. Lebih tepatnya, saya telah ikut ambil bagian dalam SNA XXI (karena tulisan nomornya romawi, kadang sering saya baca “SNA eks-eks-wan” 😂efek hobi nonton) yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman Samarinda pada 5-7 September 2018. Tema yang diusung dalam SNA kali ini adalah “Peran Akuntan Pendidik dengan Semangat Ruhui Rahayu Memacu Pembangunan Ekosistem Indonesia yang Berkelanjutan” yang sesuai dengan semboyan masyarakat Kalimantan Timur. Ruhui rahayu berarti cita-cita untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur (sumber: wikiquote).

Kenapa Harus Ikut SNA?
Bercerita mulai dari awal, saya menerima informasi terkait acara ini adalah pada awal Maret, tepatnya dari chat grup dan kemudian menerima informasi lengkapnya dari broadcast prodi melalui email. Tentunya itu bukan titik awal dimulainya rencana mengikuti acara ini, melainkan sudah saya siapkan diri saya dari setahun sebelumnya. Dengan kata lain, saya sudah menanti-nantikan acara ini. Memangnya apa sih yang dicari?

Kamis, 19 Juli 2018

Ujian CA (Chartered Accountant): Lanjutan Pengalaman dan Tips Ujian Hitungan

Setelah sharing pengalaman pertama kali mengikuti ujian CA, di kesempatan ini saya akan melanjutkan sharing lagi, yakni tentang pengalaman mengerjakan ujian hitungan: Akuntansi Manajemen Lanjutan dan Pelaporan Korporat. Tapi sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada pembaca artikel CA saya yang ternyata cukup banyak dan sangat antusias untuk mengikuti ujian yang satu ini. Bagaimana pun, jangan mau terintimidasi kata 'sulit' ya, karena ada banyak orang yang mau berbagi pengalamannya untuk membantu teman-teman mulai dari yang paling kecil.

Untuk teman-teman yang belum membaca artikel saya yang bagian satu, silakan membacanya di link berikut: Ujian CA (Chartered Accountant) Mudah atau Susah?: Pengalaman dan Tips Sukses.

Syarat administratif dan tata cara pendaftaran untuk mata ujian ini sama seperti yang telah saya sampaikan di artikel pertama, sehingga tidak perlu saya jelaskan kembali.

Jargon CA (sumber: Web CA IAI)
Satu dari empat mata ujian hitungan yang saya pilih pertama kali adalah Akuntansi Manajemen Lanjutan. Saya mengambil mata ujian ini pada ujian periode II yang dilaksanakan 17-20 April 2018 lalu. Mengapa saya memilih mata ujian yang berbuntut kata "lanjutan" ini? Bukannya menyeramkan?

Sabtu, 05 Mei 2018

Lanjut S2 atau Bekerja? 6 Hal yang Wajib Dipertimbangkan

Pada saat menulis ini, saya akan memasuki semester 3 pendidikan master, jadi bisa dibilang sudah banyak menikmati asam manisnya studi di jenjang ini. Jurusan yang saya tekuni masih tetap Akuntansi, sama seperti selama 7 tahun yang telah berlalu. Setahun setelah lulus S1, tepatnya pada tahun 2016 lalu, saya mendaftar di Magister Sains Akuntansi Universitas Gadjah Mada dengan didanai beasiswa LPDP. Buat pengalaman lengkapnya ikut beasiswa ini, teman-teman bisa cek di post-post sebelumnya.

Mengapa saya melanjutkan S2? Karena saya ingin menjadi dosen. Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu syarat menjadi dosen saat ini adalah pendidikan minimal S2. Tapi di samping itu, keputusan untuk menjalani pendidikan yang lebih seru ini juga karena saya ingin tahu lebih banyak tentang Akuntansi.

Sumber: http://conejovalleytutor.com
Sekarang ini, sudah tidak terhitung berapa jumlah pemuda di Indonesia yang menempuh pendidikan master, baik karena ingin menjadi dosen seperti saya, maupun karena kebutuhan pekerjaan yang sudah dijalani. Tidak dapat dipungkiri, memang terjadi peningkatan kualifikasi di beberapa jenis pekerjaan sehingga menuntut seseorang untuk menempuh studi master.

Bagi teman-teman yang akan atau baru saja menjadi fresh graduate, mungkin sebagian akan merasa dipusingkan dengan apakah sebaiknya langsung bekerja atau melanjutkan studi ke tingkat master. Sepertinya tidak hanya yang fresh graduate, yang saat ini sedang bekerja pun, pertimbangan ini mungkin juga muncul meskipun hanya sekilas. Saya yakin, kadang keinginan untuk bekerja juga dibarengi dengan keinginan untuk studi. Tapi apakah sebenarnya urgensi dari menempuh studi master?

Okay, let me share my idea.

Minggu, 28 Januari 2018

Ujian CA (Chartered Accountant) Mudah atau Susah?: Pengalaman dan Tips Sukses

Lanjutan tulisan ini bisa teman-teman baca di Ujian CA (Chartered Accountant): Lanjutan Pengalaman dan Tips Ujian Hitungan ðŸ˜ƒ

Sertifikasi Chartered Accountant (CA) saat ini sedang populer di kalangan akademisi dan praktisi Akuntansi. Ujian CA bisa dikatakan menjadi modal dan investasi bagi profesi akuntan. Itulah mengapa meskipun soal ujian ini cukup menantang dan biaya ujiannya lumayan mahal (terutama untuk yang masih mahasiswa), tetap saja banyak yang tertarik untuk mengikutinya.

Sumber logo: Web Student Unud
Bagi sebagian orang, mungkin ada rasa ragu untuk memulai ujian CA. Karena saya sudah mengikuti sebagian dari ujian ini, saya ingin berbagi cerita dan tips untuk menghilangkan keraguan teman-teman. Untuk itu, yang berjurusan Akuntansi, silakan mampir. 😊

Kamis, 25 Januari 2018

Pengalaman Persiapan Keberangkatan (PK-87) Beasiswa LPDP

Warning: Setiap PK tidak memiliki pola kegiatan yang sama. Informasi yang saya share tidak pakem berlaku pada semua PK, baik yang sudah atau yang akan datang. Jadi, nikmati PKmu sendiri!
Akhirnya saat-saat Persiapan Keberangkatan (PK) pun datang. Setelah dinyatakan lulus sebagai awardee LPDP, teman-teman akan memperoleh e-mail pengisian borang online data pribadi dan demografi yang akan dijadikan dasar untuk pembagian angkatan dan narasumber PK. Saya mengisi borang ini pada tanggal 11 Juni 2016. Pada tanggal 19 Juni 2016, saya memperoleh email pemberitahuan dari panitia PK bahwa saya masuk ke dalam PK 86 dan diminta untuk segera bergabung dengan grup mailing list (milist) dan telegram. Setelah masuk, dimulai lah diskusi dengan seluruh anggota angkatan untuk mempersiapkan kepengurusan dan tugas-tugas awal lainnya.

Senin, 25 Juli 2016

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #3

Hari kedua seleksi saya hadir di tempat lebih pagi. Karena pukul 08.00 WIB adalah jadwal seleksi pertama, maka saya bersiap di tempat sejak pukul 06.30 WIB. Presensi baru dibuka dan dilakukan pukul 07.00 WIB (kalau tidak salah). Saya duduk di bangku antrean peserta dan menunggu nama saya dipanggil untuk wawancara sesi pertama.

Ketika dipanggil beserta teman-teman satu sesi, saya kemudian menuju depan ruang wawancara. Setelah dipersilakan masuk ruangan, peserta meletakkan kartu peserta di meja petugas lalu mencari meja wawancara sesuai dengan kelompok yang sudah diumumkan, yakni 8.

Dari jauh saya melihat 3 interviewer yang akan mewawancarai saya. Dua ibu dan satu bapak. Dari kesan pertama, tampak bahwa beliau adalah orang-orang yang ramah karena saya disambut dengan senyum lalu dipersilakan duduk. Setelah saya duduk, saya diminta untuk memperkenalkan diri. Usai memperkenalkan diri, beliau-beliau pun memperkenalkan diri satu persatu. Lalu dimulailah proses interview dari Ibu yang paling kanan. Berikut daftar pertanyaan yang sempat saya peroleh dari masing-masing interviewer.

Interviewer 1
1.      Mengapa ingin berkuliah di Universitas Gadjah Mada?
Tips : Sebutkan alasan memilih PTN yang dituju. Upayakan sudah mengetahui banyak hal tentang kampus tersebut, meliputi highly-concerned-aspect-nya, lingkungannya, keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Berikan alasan yang logis yang benar-benar mendorong diri teman-teman untuk berkuliah di sana. Hindari memberikan alasan-alasan seperti ingin berkuliah di kampus yang bergengsi atau untuk hal-hal yang terlalu sepele lainnya.

2.      Mengapa memilih jurusan Magister Sains Akuntansi?

Minggu, 17 Juli 2016

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #2

PERSIAPAN SELEKSI SUBSTANSI
Saya mengikuti seleksi di kota Surabaya yang dilaksanakan hampir 1 bulan setelah pengumuman kelulusan seleksi administrasi, yakni pada tanggal 25-27 Mei 2016. Jadwal seleksi di satu kota berbeda dari kota lainnya, sehingga tidak selalu jaraknya dengan pengumuman kelulusan seleksi administrasi sama setiap orang. Jadwal ini saya peroleh dari email resmi dari LPDP. Seleksi substansi sendiri terdiri dari tes interview, Leaderless Group Discussion (LGD), dan On The Spot Essay Writing oleh karena itu, berikut adalah beberapa persiapan yang saya lakukan sebelum seleksi:
1.     Blog-walking. Saya sering membaca blog milik teman-teman yang sudah menjadi awardee untuk mengetahui pengalamannya ketika seleksi. Teman-teman dapat memperoleh informasi sampai dengan teknis seleksi dari aktivitas blog-walking ini.
Awalnya saya bukan orang yang update berita, tetapi semenjak akan menghadapi seleksi, saya mulai mau membaca berita, dan malah menjadi kebiasaan sampai sekarang.
2.  Membaca berbagai macam isu terkini ± 2 bulan terakhir, lewat berita online/offline. Jika teman-teman jarang menonton TV, teman-teman bisa membaca berita lewat aplikasi berita atau website penyedia berita.

Pengalaman Seleksi Beasiswa LPDP Batch 2 2016 #1

Lama sekali saya meninggalkan kebiasaan nge-blog dan sekarang rasanya adalah waktu yang tepat untuk menulis lagi. Saya ingin berbagi pengalaman saya ketika mengikuti seleksi beasiswa LPDP, khususnya untuk apply Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) program Magister Dalam Negeri. Sewaktu saya masih dalam proses seleksi, saya merasa sangat terbantu dengan adanya postingan dari teman-teman yang sudah terlebih dahulu mendaftar dan menjadi awardee. Oleh karena itu, saya berharap tulisan saya ini bisa ikut membantu teman-teman yang akan mendaftar berikutnya.

Senang sekali rasanya telah diberi amanah untuk menjadi awardee beasiswa ini. Tentunya ini tidak akan saya dapatkan tanpa dukungan dan do’a yang tiada habisnya dari orang-orang terdekat. Saya sempat pesimis tidak lolos karena beberapa kesalahan yang saya rasa telah lakukan. Tapi Alhamdulillah, Allah masih mengizinkan saya untuk melanjutkan studi di PTN impian, Jurusan Magister Sains Akuntansi Universitas Gadjah Mada.

By the way, teman-teman. Menurut hasil pengamatan saya, beasiswa LPDP bukanlah beasiswa yang diperuntukkan bagi mereka yang punya segudang prestasi dan penghargaan. Beasiswa ini diberikan kepada mereka yang memang memiliki kapabilitas dan jiwa kepemimpinan yang di masa depan akan menjadi pemegang masa depan bangsa. Seorang pemimpin hendaknya adalah orang yang memiliki kemauan kuat untuk mengupayakan yang lebih baik, bagi dirinya, lingkungan, bangsa, dan negara.
Banyak juga yang mengatakan bahwa selama proses seleksi, kita tidak bersaing dengan pendaftar lainnya untuk mendapatkan kuota (LPDP tidak mematok kuota awardee), tetapi justru bersaing dengan diri sendiri untuk melakukan yang terbaik dari diri kita. Jadi, jika teman-teman memang memiliki niat kuat untuk belajar demi negeri ini, maka kalian akan memiliki kekuatan lebih untuk memperoleh beasiswa ini.

PERSIAPAN PENDAFTARAN
Sebelum mendaftar, teman-teman harus sudah membaca dan memahami terlebih dahulu Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP yang telah dikeluarkan oleh LPDP di lama http://lpdp.kemenkeu.go.id. Hal yang perlu teman-teman pertimbangkan dengan matang antara lain :
1.      Dalam negeri atau luar negeri?
2.      Perguruan tinggi tujuan?